September 27, 2012

Tak Pernah Kutemukan Wujudmu dalam Riuh


:buat Wayan Sunarta


aku tak mengenalmu di Parangtritis atau Tanah Lot
tapi dari potret diri
yang bercerita tentang
sajaksajak yang menuai sepi
kisahmu

tak pernah kutemukan wujudmu dalam riuh
pada kabut atau mimpi
yang terbang bersama malam
tapi dari hutan cemara dan
notasi pantai
yang melantunkan musik ombakombak anak pasirdan usai tarian laut itu aku hanya menyapamu dalam
katakata pada sebuah puisi tentang
ingatan seorang perempuan
bukan sebagai penjaga cahaya, hanya
memainkan sebuah serenade untuk diriku
yang sanggup mengenal sapamu
dalam sajaksajak sendu



bumi singgah,
14 Januari 2005

No comments:

Post a Comment

Jurnal Sajak: Puisi Perempuan, Perempuan Puisi

Episode Fetus Kata mereka, angka-angka bising dari mulutmu Kau tumbuh dari rahim ibu yang belum sempurna Tanganmu menjelma tunas...