September 27, 2012
Episode Fetus
Kata mereka, angkaangka bising dari mulutmu.
Kau tumbuh dari rahim ibu yang belum sempurna.
Tanganmu menjelma tunas bintikbintik alis dan
wajah emas. Ruang hitam adalah rumah yang nyaman penuh
kerinduan dan kenangan. Namun aku belum sempat memberimu nama di kulit-kulit ari
di gumpalgumpal darah
di tali pusar akar menikam tanah.
Bulan pertama engkau bernama kosong bernama tiada bukan suara
Adakah engkau tibatiba ada? Tak terduga dari dugaku dari waktuku
Kau mengalir, memendar, mencari, menembus menembus.
Diakah yang datang dikala aku dideru nafsu di malam lalu? Ah! Kita
tak pernah tahu bahwa kau lahir dari tiada dari nafas dari ruh
yang tak kupunya. Dari darah dari tulang dari daging dari urat dari
pembuluh darah bahkan DNA yang tak pernah dipesan sebelumnya
Bilikbilik tak serupa di kotakota di gedung bertingkat di hotel di villa
Membayangkanmu meliukliuk diantara batubatu, loronglorong,
tiangtiang penahan jalan layang bahkan kerumunan orangorang
Kata mereka, kau menyebut mengulang menghitung angkaangka
waktu pada jam-jam dinding stopwatch weker lalu meluncur
dari hari per hari minggu per minggu bulan per bulan
Kau terlelap di rahimku mengada dari doa dari tubuh yang bersekutu
dengan janji dari semesta dari rahasia selama bertahuntahun
bermasamasa sebelum manusia pernah berkata ada
Aku selalu bertanya tentang riwayatmu padahal kau pun
tak pernah meminta tak pernah menduga
layaknya pepohonan tumbuh reranting jatuh dan bulir hujan
membasahi tanah batubatu
sampai ke akarku
bumi singgah,
2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jurnal Sajak: Puisi Perempuan, Perempuan Puisi
Episode Fetus Kata mereka, angka-angka bising dari mulutmu Kau tumbuh dari rahim ibu yang belum sempurna Tanganmu menjelma tunas...
-
Ferina Meliasanti Mantap Memilih Bidang Sastra*) photo by langgeng prima anggradinata Kecintaannya terhadap dunia sastra menjadikan ...
-
berjengkal-jengkal tanah, semuanya masih rahasia bait-bait telibun pembawa Muli Putri dari surga dengan alunan serdam ditiup sehedi ke ...
-
Seppuku Awalnya saya akan bunuh diri hari ini. Tetapi tiba-tiba niat itu terhenti karena kedatangan suatu lintasan berupa ingatan. In...
No comments:
Post a Comment